Artis Ibukota

Resmi !!! Ferry Irawan Ditahan Oleh Polda Jatim Atas Kasus KDRT

Artis Senior Ibukota Ferry Irawan Ditahan Polda Jatim

Artis ibukota Ferry Irawan telah resmi menjadi tahanan Polda Jatim atas kasus KDRT yang Venna Melinda laporkan. Dengan menggunakan baju tahanan Ferry Irawan ditahan, menegaskan dirinya masih menjadi suami Venna Melinda yang sah sesuai hukum.

Berbaju tahanan, Ferry Irawan minta maaf terhadap ibundanya, Venna Melinda, ibu mertuanya, serta kedua keluarga besar. Ferry Irawan minta maaf terhadap ibundanya sebab belum bisa memberikan kebahagiaan.

“Mungkin pertama-tama saya mohon maaf terhadap ibu saya. Memasuki usia beliau yang ke-76 tahun saya belum bisa membahagiakan ibu saya. Kedua, saya mohon maaf pada istri saya. Saya sebagai suami cuma manusia awam, saya punya kelebihan semacam itu juga saya punya kekurangan,” ucap Ferry Irawan pada Polda Jatim, kemarin.

Ungkapan Sang Artis Setelah Resmi Menggunakan Baju Tahanan

Ferry Irawan Ditahan

“Saya minta maaf terhadap Mami Ayu, keluarga besarnya, juga terhadap keluarga besar saya atas apa yang terjadi pada rumah tangga saya,” lanjutnya.

Ferry Irawan menegaskan sampai detik itu ia masih menjadi suami legal secara negara ataupun agama. Sebagai kepala keluarga Ferry Irawan masih berharap masalah rumah tangganya bisa selesai dengan metode kekeluargaan.

“Pada saat ini saya masih suami istri yang sah baik dalam agama maupun dalam negara. Saya mohon terhadap seluruh pihak siapa pun itu saya tidak suudzon, telah mesti rumah tangga pasti ada masalah. Sudah layaknya tiap permasalah rumah tangga itu harus terselesaikan dengan jalan terbaik secara kekeluargaan,” bebernya.

“Rumah tangga bukan untuk konsumsi publik, rumah tangga bukan untuk kalian panas-panasin, saya masih sah sebagai suami saudari Venna Melinda. Fokus pada apa yang terjadi jangan lucuti saya, jangan hina saya, jangan fitnah saya terhadap siapapun,” tegas Ferry Irawan.

Ferry Irawan menegaskan kalau ia  akan mematuhi dan mengikuti prosedur tata tertib. Ia meyakini Indonesia bukan negara yang menyenangi mencemooh dan menghina orang.

“Negara kita bukan negara yang ambil keputusan atau bukan negara yang mencemooh orang, bukan negara yang menghina orang. Saya tidak miskin sebab saya punya iman,” tegas Ferry Irawan.